Kamis, 12 November 2020

FTIK ADAKAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR

FTIK ADAKAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR

 


 

Batusangkar-. Merdeka Belajar – Kampus Merdeka, merupakan kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, yang mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan yang berguna untuk memasuki dunia kerja. Kampus Merdeka memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memilih mata kuliah yang akan mereka ambil. Tujuan kebijakan Merdeka Belajar - Kampus Merdeka, program “hak belajar tiga semester di luar program studi” adalah untuk meningkatkan kompetensi lulusan, baik soft skills maupun hard skills, agar lebih siap dan relevan dengan kebutuhan zaman, menyiapkan lulusan sebagai pemimpin masa depan bangsa yang unggul dan berkepribadian. Program-program experiential learning dengan jalur yang fleksibel diharapkan akan dapat memfasilitasi mahasiswa mengembangkan potensinya sesuai dengan passion dan bakatnya.

Menyikapi kebijakan tersebut FTIK sebagai Fakultas dengan Mahasiswa terbanyak di IAIN Batusangkar langsung mempersiapkan segala komponennya dan berbenah. Point yang menjadi perhatian utama adalah kurikulum karena Kurikulum adalah “roh” dan indikator suatu institusi dapat menerapkan kebijakan Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar. Oleh karena itu, dalam rangka persiapan melaksanakan kebijakan tersebut Kurikulum yang sedang digunakan harus ditinjau kembali agar komponennya sesuai dan mendukung konsep Kampus Merdeka serta Merdeka Belajar.

Kegiatan peninjauan kurikulum ini sudah digagas sejak bulan Februari 2020 dibawah pimpinan Dekan periode 2016-2020 Dr. Sirajul Munir, M.Pd. Tahap pertama dibawah arahan Dekan Bapak Dr. Sirajul Munir, M.Pd dan Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan Bapak Dr. Masril, M.Pd., Kons dibentuklah Tim Peninjauan Kurikulum Jurusan selingkup FTIK yang diketuai oleh Dr. Yusuf Salam, M.Ag. Setiap Tim berjumlah 3 orang yang terdiri dari Ketua Jurusan dan dua orang Dosen setiap Jurusan sehingga seluruh tim berjumlah 33 orang Dosen.  Tahap kedua, dilakukan FGD antara Pimpinan FTIK dan Tim Peninjauan Kurikulum dengan Alumni, Stakeholder dan Mahasiswa Semester VIII dari setiap jurusan yang berjumlah kurang lebih 40 orang. FGD ini dilaksanakan untuk mendengarkan kritikan,  masukan, kebutuhan stakeholder dan tantangan dilapangan pekerjaan serta keinginan dari seluruh output yang diundang. Hasil dari FGD tersebut dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk peninjauan Kurikulum.

Tahap ketiga dari peninjauan Kurikulum ini Workshop yang dilaksanakan secara Daring dengan menghadirkan pemateri Ibu Dr. Ida Kaniawati, M.Si dari Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung. Kegiatan tahap ketiga ini dilaksanakan setelah pergantian Rektor, Dekan dan Wakil Dekan serta pejabat akademik, sehingga tahap ini sudah dibawah kepemimpinan dan araha Dekan FTIK periode 2020-2024 Bapak Dr. Adripen, M.Pd.  Workshop ini diselenggarakan selama 2 hari dari Jumat hingga Sabtu tanggal 25 sampai 26 September 2020. Hari pertama workshop tersebut pemateri ibu Dr. Ida Kaniawati, M.Si menjelaskan banyak hal tentang  konsep Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar serta memberikan panduan langkah-langkah peninjauan Kurikulum untuk mencapai konsep tersebut.  Selanjutnya, hari kedua dilanjutkan dengan diskusi antara Tim Peninjauan Kurikulum dengan Pemateri terkait hal-hal mendetail dan penyesuaian dengan karakteristik FTIK dengan konsep Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar. Setelah workshop selesai selama dua minggu masing-masing tim merancang dan melakukan revisi Kurikulum pada setiap jurusan sesuai dengan langkah-langkah yang terdapat dalam panduan dan penjelasan yang diberikan oleh pemateri.

Tahap akhir dari peninjauan Kurikulum ini adalah Finalisasi. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan Dr. Masril, M.Pd., Kons dan dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan Dr. Gustina, M.Pd, serta Wakil Dekan Bidang Kerja Sama dan Kemahasiswaan Dr. Elda Herlina, M.Pd.  Tahap finalisasi tersebut dilaksanakan selama tiga hari mulai dari tanggal 8 sampai tanggal 10 Oktober 2020 bertempat di Campago Resort dan Hotel Bukittinggi diikuti seluruh Tim Peninjauan dari setiap Jurusan. Hasil revisi Kurikulum tersebut juga dipresentasikan untuk didiskusikan dan diberi saran serta masukan seluruh tim dan unsur pimpinan. Kurikulum hasil revisi ini diharapkan sesuai dan mendukung kebijakan  Kampus Merdeka-Merdeka Belajar sehingga dapat menjawab tantangan IAIN Batusangkar untuk menghasilkan lulusan yang sesuai dengan perkembangan zaman, kemajuan IPTEK, tuntutan dunia usaha dan dunia industri, maupun dinamika masyarakat. (Mimi-Humas)

TIGA MAHASISWA FTIK JUARAI PILMAPRES 2020

TIGA MAHASISWA FTIK JUARAI PILMAPRES 2020

 

Finalis Mahasiswa Berprestasi FTIK IAIN Batusangkar 2020

 


Batusangkar,- Pilmapres IAIN Batusangkar 2020 baru saja selesai dihelat. Ajang tahunan yang digelar dibawah naungan Wakil Rektor dan Wakil Dekan bidang Kerjasama dan Kemahasiswaan ini merupakan salah satu ajang bergengsi tingkat Institut. Kegiatan ini selalu ditunggu-tunggu dan digandrungi oleh Mahasiswa. Bagaimana tidak, ajang ini mempertemukan seluruh Mahasiswa berprestasi dari setiap Program Studi dan Jurusan se-IAIN Batusangkar. Mereka adalah Mahasiswa  pilihan yang telah diseleksi dari tingkat program studi masing-masing, sehingga siapapun yang terpilih sebagai finalis bahkan sampai masuk babak Grandfinal adalah “mascot” dari program studi atau Jurusan.

Penilaian pada Pilmapres tahun ini meliputi beberapa aspek. Aspek-aspek tersebut antara lain adalah prestasi Akademik meliputi IPK, prestasi Non Akademik meliputi aspek keagamaan, keaktifan berorganisasi didalam maupun diluar kampus, aspek kepribadian, Public Speaking, Kemamdan Attitude. Setiap aspek tersebut dinilai oleh Dosen dan Pejabat Akademik yang berkompeten dibidangnya. Nilai akhir yang menentukan pemuncak dari ajang ini adalah kkumulasi dari setiap aspek tersebut.

Pemilihan Mahasiswa Berprestasi ini dilakukan berjenjang dan bertahap.  Pemilihan dilakukan secara bertingkat mulai dari tingkat Jurusan, Fakultas, hingga Insitut. Tahap awal adalah Desk EvaluationDesk Evaluation dilakukan oleh jurusan masing-masing dari tanggal 7-12 Oktober 2020. Jurusan akan mengirimkan satu orang mahasiswa terbaik Jurusan kepada Fakultas untuk berkompetisi pada tingkat selanjutnya.  Seleksi tahap kedua dilakukan terhadap peserta Pilmapres yang lolos seleksi tahap awal. Seleksi ini dilakukan oleh Fakultas masing-masing. Fakultas nantinya akan mengirimkan Tiga orang mahasiswa terbaik Fakultas untuk berkompetisi pada tahap akhir.  Seleksi tahap akhir merupakan seleksi mahasiswa berprestasi pada tingkat institut. Pada seleksi tahap akhir, sebanyak 12 mahasiswa dan mahasiswi terbaik Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, mulai Senin (2/11/2020) masuk babak pembekalan peserta dalam kegiatan Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) 2020.  Dalam pembekalan tersebut, peserta akan menerima beberapa materi dalam menunjang pengembangan soft skill seperti kemampuan komunikasi, kerjasama, berfikir kritis, kreatifitas, kepercayaan diri, kegigihan, kepedulian dan kepemimpinan.

Dalam ajang tahunan tersebut FTIK berhasil meloloskan tiga orang Mahasiswa berprestasinya ke babak Grandfinal. Satu diantara wakil FTIK tersebut berhasil meraih nominasi Duta Favorit Institut. Nominasi ini diraih oleh Mahasiswa Kimia atas nama Latifa Khairani mahasiswa semester lima. Latifa dikenal aktif di bidang kepenulisan, ia pernah menerbitkan buku yang berisi kumpulan cerpen dan sering meemenangkan lomba karya tulis ilmiah yang diadakan kampus maupun luar kampus. Grandfinalis kedua dari FTIK adalah Feni Mardika Mahasiswa semester Jurusan PAI yang berhasil menjadi Duta Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Feni adalah Mahasiswa dengan prestasi luar biasa dibidang Tilawah, dan berhasil memperoleh Juara 2 MTQ online Mahasiswa PAI Tingkat Nasional. Grandfinalis ketiga FTIK adalah Abdul Fikri Mahasiswa TBI yang juga memiliki berbagai skill dibidang Hafidz, musik, dan Public Speaking.

Prestasi ketiganya mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari keluarga besar FTIK. Segenap Pimpinan, Dosen, Tenaga Kependidikan dan Mahasiswa mengucapkan selamat dan terimakasih atas kerja cerdas, kerja keras dan kerja ikhlas dalam belajar dan mengembangkan potensi diri Mahasiswa tersebut sehingga mampu berprestasi dan membanggakan FTIK ditinggkat Institut. One more, congratulation and big thaks. (Mimi-Humas).